prediksi bola
Memanas PSSI tanyakan Langkah Menpora Bentuk Tim Sembilan
Published On: Fri, Dec 19th, 2014

Memanas PSSI tanyakan Langkah Menpora Bentuk Tim Sembilan

PSSI mempertanyakan langkah Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi dalam membentuk Tim Sembilan, yang khusus dibentuk untuk mengawasi kinerja PSSI.

Menpora hingga saat ini belum menyebutkan nama-nama anggota Tim Sembilan. Meski demikian, ia memberi penjelasan bahwa tim tersebut berisi pengamat sepak bola, wartawan dan suporter.

Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional (UU Siskonas), terutama pasal 10 yang menyebutkan bahwa “masyarakat mempunyai hak untuk berperan serta dalam perencanaan, pengembangan, pelaksanaan, dan pengawasan kegiatan keolahragaan”, yang menjadi dasar pembentukan Tim Sembilan, dinilai tidak tepat.
tim sembilan pssi 2015 2016
Menurut wakil ketua umum PSSI, La Nyalla Mattalitti, yang dimaksud masyarakat dalam pasal penjelasan UU Siskornas “adalah induk-induk organisasi cabang olahraga, organisasi olahraga fungsional, sanggar-sanggar olahraga, perkumpulan dan/atau klub olahraga lain yang ada dalam masyarakat serta masyarakat lain yang berperan serta dalam pembinaan dan pengembangan olahraga.”

“Jadi sudah benar Induk Cabor, dalam hal PSSI, dikontrol segala sesuatunya oleh anggotanya yang terdiri dari klub-klub dan pengurus PSSI provinsi. Bukan oleh sembarang masyarakat. Kalau siapapun boleh, bisa chaos negara ini. Jadi memahami UU juga harus secara komprehensif dengan melihat azas hukum dan kepatutan yang berlaku,” ujar wakil ketua umum PSSI, La Nyalla Mattalitti.

Menurut La Nyalla, pembentukan Tim Sembilan tidak diperlukan karena PSSI dalam situasi kondusif. Berbeda dengan beberapa tahun lalu saat terjadi konflik internal organisasi.

La Nyalla khawatir Menpora menjadi kendaraan bagi pihak tertentu yang ingin kembali ke dalam struktur organisasi PSSI.

“Jadi menurut saya tidak perlu Tim Sembilan.Siapa yang duduk di Tim Sembilan kami juga tidak tahu. Apalagi kalau sampai diisi oleh orang-orang yang kemarin di tahun 2011 dan 2012 pernah di PSSI dan terbukti gagal menjalankan roda organisasi dan kompetisi. Buktinya (kegagalannya) nyata, mereka di-mosi tidak percaya oleh 526 dari sekitar 700 anggota PSSI.”

“Sampai akhirnya terjadi dualisme kepengurusan yang akhirnya berhasil diselesaikan oleh FIFA melalui peran aktif Menpora saat itu, Pak Roy Suryo. Dan lahirlah kepengurusan kami ini di Komite Eksekutif PSSI, yang baru menjalankan roda organisasi sejak Maret 2013,” ia menjelaskan.

Terkait alasan Menpora bahwa sepak bola nasional minim prestasi, La Nyalla membeberkan sejumlah pencapaian PSSI sejauh ini. Diantaranya meningkatnya ranking FIFA PSSI dari 172 menjadi 157 sejak masa kepengurusan saat ini.

“Kami baru bekerja dua tahun kurang. Tetapi kami juga menghasilkan Piala AFF U-19 setelah sekian lama tidak ke Indonesia. Kami juga mencatatkan Persipura sebagai semifinalis AFC Cup di era sepak bola modern ini,” bebernya.[yob] (inilah bola)

About the Author

-

member id MCI indnesia

twitter euro 2012
-->