prediksi bola
Laga Penuh Ambisi – Arema vs Sriwijaya FC – Semi Final Piala Presiden 2015
Published On: Sat, Oct 3rd, 2015

Laga Penuh Ambisi – Arema vs Sriwijaya FC – Semi Final Piala Presiden 2015

Siap meledak. Dua kata itu tampaknya pas menggambarkan suasana pertandingan di leg 1 babak semifinal Piala Presiden atara Arema kontra Sriwijaya FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu 3 Oktober 2015 hari ini. Kedua kubu sama-sama berada dalam kekuatan puncak menghadapi laga ini.

Sriwijaya berada dalam kondisi fit setelah mereka tak perlu memeras keringat di leg kedua perempat final. Laskar Wong Kito maju ke 4 besar berkat aksi WO Bonek FC (Persebaya United). SFC mendapatkan kemenangan cuma-cuma dengan skor 3-0 dan melenggang dengan agregat 3-1 setelah di leg 1 kalah 0-1.

Langkah SFC ke markas Singo Edan semakin mantap dengan kekuatan penuh. Tidak ada pemain yang diganggu masalah akumulasi kartu ataupun cedera.

“Seluruh pemain kami siap untuk bermain,” ujar Benny Dolo kepada Liputan6.com, Kamis, (1/10/2015).

Sosok Bendol yang nanti akan berdiri di pinggir lapangan juga semakin meningkatkan rasa percaya diri Laskar Wong Kito. Maklum, Bendol punya pengalaman menangani Singo Edan. Mantan pelatih Persita itu bahkan pernah membawa Arema menjuarai Divisi Satu 2005 dan dua kali juara Piala Indonesia (2005 dan 2006). Punya jurus untuk membawa Singo Edan juara, Bendol tentu menyimpan penangkal untuk meredam amukan Singo Edan di Stadion Kanjuruhan.

Tak ingin strateginya bocor ke pihak lawan, Bendol pun melarang wartawan meliput persiapan terakhir pasukannya. Latihan di Stadion Gajayana, Malang, digelar tertutup. “Latihan agak tertutup mohon maaf untuk wartawan semua. Tapi Insya Allah kami siap untuk pertandingan besok,” kata pelatih fisik Arema, Gaselly Jun mewakili Sriwijaya dalam konferensi pers pra-pertandingan di Kantor Sekretariat Arema.

Wajar kalau Sriwijaya menyimpan rapat strategi yang akan digunakan melawan Arema. Sebab, Laskar Wong Kito tentu tak ingin kecolongan seperti saat pertama kali bertandang ke Kanjuruhan di Piala Presiden 2015. Saat itu, tim asal Sumatera Selatan itu harus keok dengan skor cukup telak 1-3.

Sementara itu, kubu Singo Edan juga tengah menyimpan ‘amarah’ saat menghadapi SFC. Rasa percaya diri Singo Edan tengah meningkat setelah berhasil melewati babak perempat final dengan hasil sempurna dengan mengalahkan tim Kuda Hitam Bali United 2-1 di leg pertama dan 3-2 di leg kedua. Bahkan pada leg kedua, Cristian ‘El Loco’ Gonzales yang sempat mandul di babak penyisihan berhasil menemukan ketajamannya dengan mencetak hattrick.

Rasa percaya diri Arema juga kian meningkat lantaran rekor pertemuan sejak era ISL bergulir yang masih superior. Dalam enam pertemuan terakhir, Singo Edan selalu mengamuk di hadapan Sriwijaya FC. Tidak ada kata berbagi angka. Arema menang empat kali sedangkan Sriwijaya baru dua kali. Catatan menariknya, Gonzales pemain yang rajin mencetak gol ke gawang Sriwijaya FC. Sejak 2013, Gonzales sudah menyarangkan tujuh gol ke gawang SFC.

Modal kemenangan di babak penyisihan juga membakar semangat Arema. Sayang dalam duel ini, Arema terpaksa kehilangan tiga pilar pentingnya, yakni Samsul Arif, Ferry Aman Saragih, dan Juan Revi. Singo Edan juga belum bisa diperkuat Ahmad Bustomi yang masih berada di Tanah Suci. “Tapi kami tidak khawatir karena semua pemain sama bagus dan kami masih punya cadangan,” tutur Asisten Pelatih Arema, I Made Pasek Wijaya, kemarin.

Sama seperti Sriwijaya, Arema pun enggan mengumbar tingkat persiapan menghadapi pertandingan ini. Arema membatasi ruang gerak media meliput latihan terakhir jelang pertandingan. Membedah kekuatan Sriwijaya, asisten pelatih Arema, Made Pasek Wijaya cuma mengingatkan, Sriwijaya memiliki pemain berpengalaman plus kejelian Bendol meramu skuat. “Kita tahu Bendol (pelatih SFC) jeli dalam menganalisa tim lawan. Sriwijaya beda dengan Bali United. Pemain semua berpengalaman, dan kita harus waspadai counter attack mereka,” ujar Made Pasek. (Rjp/Rco) (liputan6)

About the Author

-

member id MCI indnesia

twitter euro 2012
-->