prediksi bola
PERSIB Bandung Juara Liga Super Indonesia ISL 2014
Published On: Sat, Nov 8th, 2014

PERSIB Bandung Juara Liga Super Indonesia ISL 2014

Pelatih Persipura, Mettu Duaramuri sudah bisa menurunkan Ruben Sanadi yang sempat absen di semifinal karena sanksi larangan bermain. Ia Luis Kabes masih diplot sebagai motor permainan Tim Mutiata Hitam. Boas Salossa tetap manjadi tumpuan di lini depan.

Sedangkan di kubu Persib Bandung, pelatih Djajang Nurjaman tetap menurunkan skuad yang sama seperti lawan Arema Indonesia di semifinal. Ferdinand Sinaga dan Tantan jadi andalan di lin serang Maung Bandung.
persib juara isl 2014
Firman Utina dan Hariono serta Makan Konate jadi poros permainan Maung Bandung di lini tengah.

Sepanjang 90 menit waktu normal, kedua tim memperagakan permainan menyerang. Jual beli serangan mewarnai babak pertama. Tingginya tempo permainan membuat pemain kedua tim kerap terlibat adu fisik. Persipura harus kehilangan satu pemainnya, Bio Paulin, yang mendapat kartu merah di babak pertama.

Sempat tertinggal dari Persipura lewat gol cepat Ian Louis Kabes, Persib mampu menyamakan angka lewat gol Ferdinand Sinaga di penghujung masa injury.

Persib berhasil berbalik unggul di awal babak kedua lewat gol M. Ridwan. Namun, Persipura berhasil memaksakan hasil imbang setelah Boas Salossa menyamakan angka. Pertandingan pun harus berlanjut ke babak ekstra time.

Selama 2×15 menit extra time kedua tim gagal mencetak gol tambahan. Pertandingan harus dilanjutkan ke babak adu penalti, dan mentalitas Persib berhasil mengantarkan ke tangga juara. Maung Bandung menang tos-tosan 4-3.

Jalannya Pertandingan:

Persipura mengambil inisiatif menekan sejak awal laga. Gerald Pangkali memberi ancaman pertama ke gawang Persib di menit keempat. Sepakan Pangkali masih tepat di pelukan I Made.

Pertandingan baru menginjak menit kelima Persipura mampu unggul. Ian Louis Kabes dengan brilian mampu melepaskan diri dari pengawalan Vujovic dan merangsek ke dalam kotak penalti. Ia kemudian melepaskan tendang mendatar yang sulit diantisipasi I Made.

Gol Ian Kabes semakin membuat Persipura semakin bersemangat mencetak gol tambahan. Sedangkan Persib tampil di bawah tekanan. Menit ke-11, Fakdawer hampir saja menggandakan angka kalau saja sepakan kerasnya dari dalam kotak penalti tidak melambung tinggi.

Persib mulai bisa keluar dari tekanan lawan selepas menit ke-15. Maung Bandung mendapat peluang pertama lewat usaha Makan Konate. Berawal dari penetrasi Tantan, Konate coba meneruskan bola rebound. Sayang, sepakannya masih jauh dari sasaran.

Menit ke-20, I Made melakukan sebuah penyelamatan gemilang usai menepis sepakan terarah Robertino Pugliara. Dua menit kemudian Persib merespon lewat Firman Utina, namun bola kirimannya masih membentur kaki bek Persipura.

Peluang terbaik Persib didapat Tantan menit ke-25. Menerima umpan chip Ferdinand, Tantan melepaskan tendangan first time di dalam kotak penalti. Beruntung bagi Persipura kiper Dede Sulaiman masih bisa memblok bola.

Insiden terjadi di menit ke-30, kiper Dede Sulaiman terkapar di depan mulut gawang setelah ia membentur tiang gawang usai bertabrakan dengan Ahmad Jufrianto. Tim medis masuk ke lapangan untuk memberikan perawatan.

Menit ke-33, Ferdinand Sinaga terjatuh di kotak penalti Persipura setelah mendapat pressing dari Bio Paulin, namun wasit tidak menganggapnya sebagai pelanggaran.

Memasuki lima menit akhir babak pertama, Persipura sedikit menurunkan tekanan. Hal ini coba dimanfaatkan oleh Persib untuk mencetak gol penyeimbang.

Sebuah peluang emas bagi Persib di menit ke-45 gagal dimaksimalkan dengan baik oleh Tantan. Berhadapan satu lawan satu dengan Dede Sulaiman, tendangan mendatar Tantan masih bisa dimentahkan. Bola rebound gagal dimaksimalkan.

Di masa injury, Persipura harus kehilangan Bio Paulin setelah mendapat kartu kuning kedua usai menghambat laju Ferdinand Sinaga.

Dan…. Persib Bandung akhirnya mampu menyamakan angka setelah Ferdinand Sinaga membobol gawang Dede Suliman usai memanfaatkan kemelut di depan gawang Persipura yang diawali bola rebound sepakan bebas Firman Utina. Skor 1-1 bertahan hingga jeda.

Unggul jumlah pemain Persib langsung menekan pertahanan Persipura di awal babak kedua. Maung Bandung berbalik unggul di menit ke-52 berkat gol M. Ridwan. Firman Utina dengan cerdik memberikan umpan terobosan kepada Ridwan yang terlepas dari jebakan offside. Berhadapan dengan Dede Sualiman, Ridwan berhasil menaruh bola di sisi kiri bawah gawang, skor 2-1 bagi Persib.

Dalam kondisi tertinggal, Persipura ternyata mampu mengimbangi permainan Persib. Bahkan, Tim Mutiara Hitam lebih banyak melakukan serangan ke kubu pertahanan lawan.

Masuknya Ferinando Pahabol di menit ke-69 menggantikan Ian Kabes membuat alur serangan Persipura semakin hidup. Kerja sama Pahabol dan Robertino menjadikan ancaman sangat berarti bagi pertahanan Maung Bandung.

Hingga memasuki menit ke-70, Persib lebih banyak menunggu di area permainan sendiri untuk kemudian mencari kesempatan untuk melakukan serangan balik cepat.

Inilah kelemahan yang mampu dimaksimalkan Persipura untuk meneror gawang I Made Wirawan. Boas Salossa yang memiliki akurasi sepakan jarak jauh, beberapa kali memperoleh ruang untuk melakukan percobaan. Beruntung Persib masih punya I Made yang tampil luar biasa di bawah gawang.

Terus menekan, Persipura akhirnya mampu menyamakan angka di menit ke-79. Berawal dari operan Pahabol kepada Robertino, nama kedua memberikan umpan mendatar kepada Boas Salossa yang berada di kotak penalti tanpa penjagaan. Boas dengan mudah membelokan bola ke gawang tanpa mampu dihalau I Made, skor imbang 2-2.

10 menit akhir babak kedua, Persib coba menaikan tempo permainan. Permainan Persib masih mengandalkan bola umpan silang dari sayap kanan serta umpan terobosan langsung ke kotak penalti.

Namun, kegemilangan kiper Dede Sulaiman dalam memotong bola silang Persib membuat gawang Pesipura aman. Hingga 90 menit waktu normal, skor 2-2 tak berubah dan harus berlanjut ke babak extra time.

Di babak extra time, kedua tim sama-sama masih tampil ngotot untuk mencari gol kemenangan. Persib kehilangan Vladimir Vujovic di menit ke-110 usai menerima kartu kuning kedua.

Maung Bandung punya peluang emas di menit ke-112, beruntung kiper Dede Sulaiman berhasil mengamankan bola rebound sebelum disambut Atep. Begitu juga Persipura, Boas Salossa memperoleh peluang emas mencetak gol di babak kedua extra time, namun I Made membuat penyelamatan gemilang.

Pertandingan harus diselesaikan lewat babak adu penalti. Empat penendang Persib Bandung berhasil menjalankan tugasnya. Sementara satu penendang Persipura, Nelson Alom, gagal menaklukan I Made.

Persib keluar sebagai juara Liga Super Indonesia (ISL) 2014 berkat kemenangan penalti 4-3.

Adu Penalti
Persib: 4

Konate Makan – Gol
Ferdinand Sinaga – Gol
Tony Sucipto – Gol
Supardi – Gol
Ahmad Jufrianto – Gol

Persipura: 3

Boas Salossa – Gol
Ferinando Pahabol – Gol
Robertino Pugliara – Gol
Nelson Alom – Gagal

Susunan Pemain:

Persib Bandung: I Made Wirawan; Supardi Nasir, Vladimir Vujovic (KM 110′), Ahmad Jufriyanto, Tony Sucipto; Hariono, Firman Utina (C), Makan Konate, M Ridwan; Tantan (Atep 66′), Ferdinan Alfred Sinaga.

Persipura Jayapura: Dede Soleman; Bio Paulin (KM 45′), Dominggus Fakdawer, Ruben Sanadi, Yustinus Pae; Lim Jun Sik, Imanuel Wanggai (Nelson Alom 95′), Gerard Pangkali (Jaelani Arey 62′), Robertino Pugliara, Ian Luis Kabes (Yohanes Pahabol 69′); Boaz Salossa (C).

Sumber : (inilah bola nasional)

About the Author

-

member id MCI indnesia

twitter euro 2012
-->